2026-07-20
Laporan Analisis Kegagalan Produk yang Dikembalikan dari Modul BIDI 25G
1. Informasi Dasar
| Item | Detail |
| Model Produk | Transceiver Optik 25G BIDI 40KM |
| Gejala Kegagalan | Daya Optik TX Rendah (-7,76 dBm) & Diagram Mata Buruk |
| Tanggal Pengujian | 17 Juli 2026 |
2.Deskripsi Kegagalan
Selama pengujian ulang penerimaan transceiver optik 25G BIDI 40km yang dikembalikan, kegagalan berikut diamati: daya optik TX rendah, terukur pada -7,76 dBm, yang berada di bawah batas spesifikasi. Sementara itu, kinerja diagram mata buruk, dengan bukaan mata yang tidak mencukupi, penyimpangan titik persilangan, dan margin yang tidak memadai, gagal memenuhi persyaratan IEEE 802.3 dan masker mata standar industri.
![]()
3.Prosedur Analisis
Langkah 1: Pengujian Ulang untuk Konfirmasi Kegagalan
Untuk menghilangkan kesalahan sistem pengujian, modul yang dikembalikan diuji ulang menggunakan papan pengujian standar, osiloskop optik terkalibrasi, dan pengukur daya optik. Hasil pengujian ulang konsisten dengan umpan balik pelanggan: daya optik TX adalah -7,76 dBm (abnormal), dan diagram mata gagal, menunjukkan bukaan mata yang tidak mencukupi dan kebisingan yang terlihat.
![]()
Langkah 2: Inspeksi Visual & Ujung Muka
Inspeksi rinci antarmuka optik (ujung muka ferrule keramik di dalam adaptor LC) dilakukan di bawah mikroskop pembesar. Kontaminasi yang signifikan diamati pada ujung muka, termasuk tetapi tidak terbatas pada debu, residu serat, atau kontaminan berbasis fluks/minyak. Kontaminasi ini mengurangi efisiensi kopling optik dan merupakan penyebab fisik langsung dari daya optik TX yang rendah dan diagram mata yang menurun.
![]()
Langkah 3: Pengujian Ulang Setelah Pembersihan Ujung Muka
Setelah melakukan pembersihan ujung muka yang terstandarisasi menggunakan alat pembersih ujung muka serat optik profesional (swab bebas serat + larutan pembersih khusus), modul diuji ulang. Setelah pembersihan, daya optik TX pulih ke dalam batas spesifikasi, dan diagram mata kembali normal, dengan bukaan mata yang baik, titik persilangan yang stabil, margin yang cukup, dan kepatuhan penuh terhadap persyaratan masker.
![]()
![]()
![]()
4.Analisis Akar Penyebab
Berdasarkan analisis di atas, akar penyebab kegagalan ini dikonfirmasi sebagai: Kontaminasi Ujung Muka pada antarmuka optik.
Kontaminan yang menempel pada ujung muka serat menyebabkan efek berikut:
Kontaminan yang menempel pada ujung muka serat menyebabkan efek berikut:
(1)Peningkatan kehilangan penyisipan, mengakibatkan daya optik keluaran turun menjadi -7,76 dBm;
(2)Memperkenalkan pantulan dan hamburan di jalur optik, menurunkan integritas sinyal dan menghasilkan kinerja diagram mata yang buruk;
(3)Setelah membersihkan ujung muka, kinerja optik pulih sepenuhnya, membuktikan bahwa tidak ada kelainan pada komponen optik internal atau sirkuit modul.
Sumber kontaminasi yang mungkin termasuk:
(1)Kontrol kebersihan lingkungan yang tidak memadai selama produksi dan perakitan;
(2)Kontaminasi ujung muka selama transportasi atau penggunaan;
(3)Kontaminasi silang dari ujung muka adaptor pengujian yang kotor.
(4)Penanganan yang tidak tepat oleh pelanggan selama penggunaan, penyisipan/ekstraksi, atau penyimpanan, mengakibatkan ujung muka port optik bersentuhan dengan kontaminan (misalnya, sentuhan jari, kegagalan mengganti penutup debu tepat waktu, atau paparan di lingkungan yang tidak bersih).
5. Kesimpulan
Akar penyebab daya optik TX yang rendah dan diagram mata yang buruk dari modul ini adalah kontaminasi ujung muka pada port optik. Ini adalah masalah terkait kebersihan yang dapat dipulihkan, bukan kegagalan fungsional komponen atau sirkuit. Setelah pembersihan yang tepat, kinerja optik modul telah sepenuhnya pulih ke status yang memenuhi syarat.
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami